BANDUNG- Pemprov. Jabar merespon rencana pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan RI yang telah berencana membuka jalur baru kereta api rute Cibungur-Tanjungrasa. Melalui partisipasi dukungan tersebut, ditargetkan jalur kereta api tersebut dapat beroperasi tahun 2013 mendatang, papar Kepala Bappeda Jabar, Deny Djuanda dalam keterangannya kepada jabarprov.go.id (13/10).
Deny, lebih lanjut memaparkan rencana pembangunan rute kereta api Cibungur-Tanjungrasa dalam tahun ini sudah memasuki tahapan pembebasan lahan. Jika pekerjaan tersebut, sudah selesai maka akan dilanjutkan dengan pembangunan konstruksinya oleh Kementerian Perhubungan RI.
Pembebasan lahan di tahun ini, dilakukan untuk memenuhi kebutuhan lahan yang akan dipergunakan untuk pembangunan rute kereta api sepanjang 10 KM. Melalui dana yang disediakan dalam APBD Provinsi Jabar tahun 2011 sebesar Rp.8 miliar, ditargetkan dapat memfasilitasi pembebasan lahan untuk kebutuhan ruas jalan rute kereta api sepanjang 5 KM. Jika masih dibutuhkan dana untuk membebaskan lahan tersebut, maka dapat dialokasikan dana dalam APBD Provinsi Jabar dalam tahun 2012 mendatang.
Dari keseluruhan lahan yang harus dibebaskan, papar Deny diantaranya sepanjang 2 KM merupakan lahan milik Perhutani. Dalam rangka mempercepat realisasi dari kegiatan tersebut, Pemprov. Jabar kini tengah berkoordinasi dengan Kementerian Kehutanan, melalui koordinasi tersebut diharapkan proses perizinan dapat dipercepat.
Selanjunya, dari lahan yang harus dibebaskan ada yang berlokasi di Desa Wanakerta. Di lokasi tersebut tercatat ada 27 pemilik tanah. Untuk membebaskan lahan di lokasi tersebut, kini sedang ditempuh proses musyarawarah agar pemilik tanah dalam rangka menjual tanah harga tanah disesuaikan dengan appraisal tanah karena appraisal tanah sudah dihitung oleh konsultan independen.
Deny, dalam bagian lain keterangannya memaparkan kehadiran jalur baru kereta api Cibungur-Tanjungrasa sangat strategis karena dapat mempercepat waktu tempuh dari Bandung menuju Cirebon.
Jalur kereta api, dari Bandung ke Cirebon selama ini harus melewati Cikampek. Dengan adanya ruas kereta api Cibungur-Tanjungrasa untuk menuju Cirebon dari arah Bandung dapat langsung mempergunakan rute Cibungur-Tanjungrasa.
Deny, lebih lanjut memaparkan rencana pembangunan rute kereta api Cibungur-Tanjungrasa dalam tahun ini sudah memasuki tahapan pembebasan lahan. Jika pekerjaan tersebut, sudah selesai maka akan dilanjutkan dengan pembangunan konstruksinya oleh Kementerian Perhubungan RI.
Pembebasan lahan di tahun ini, dilakukan untuk memenuhi kebutuhan lahan yang akan dipergunakan untuk pembangunan rute kereta api sepanjang 10 KM. Melalui dana yang disediakan dalam APBD Provinsi Jabar tahun 2011 sebesar Rp.8 miliar, ditargetkan dapat memfasilitasi pembebasan lahan untuk kebutuhan ruas jalan rute kereta api sepanjang 5 KM. Jika masih dibutuhkan dana untuk membebaskan lahan tersebut, maka dapat dialokasikan dana dalam APBD Provinsi Jabar dalam tahun 2012 mendatang.
Dari keseluruhan lahan yang harus dibebaskan, papar Deny diantaranya sepanjang 2 KM merupakan lahan milik Perhutani. Dalam rangka mempercepat realisasi dari kegiatan tersebut, Pemprov. Jabar kini tengah berkoordinasi dengan Kementerian Kehutanan, melalui koordinasi tersebut diharapkan proses perizinan dapat dipercepat.
Selanjunya, dari lahan yang harus dibebaskan ada yang berlokasi di Desa Wanakerta. Di lokasi tersebut tercatat ada 27 pemilik tanah. Untuk membebaskan lahan di lokasi tersebut, kini sedang ditempuh proses musyarawarah agar pemilik tanah dalam rangka menjual tanah harga tanah disesuaikan dengan appraisal tanah karena appraisal tanah sudah dihitung oleh konsultan independen.
Deny, dalam bagian lain keterangannya memaparkan kehadiran jalur baru kereta api Cibungur-Tanjungrasa sangat strategis karena dapat mempercepat waktu tempuh dari Bandung menuju Cirebon.
Jalur kereta api, dari Bandung ke Cirebon selama ini harus melewati Cikampek. Dengan adanya ruas kereta api Cibungur-Tanjungrasa untuk menuju Cirebon dari arah Bandung dapat langsung mempergunakan rute Cibungur-Tanjungrasa.

0 komentar:
Posting Komentar